Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspirasi. Tampilkan semua postingan

23/05/17

Kisah Mark Zuckerberg Sang Pendiri Facebook


Mark Zuckerberg mulai menggunakan komputer dan mulai mengembangkan aplikasi saat dia masih beradada di SMA. Ayahnya mengajari bahasa pemrograman Atari yaitu BASIC di tahun 1990an. Ayahnya memanggil pengembang software bernama David Newman sebagai guru les privat.
Mark Zuckerberg sangat senang mengembangkan aplikasi, khususnya aplikasi untuk komunikasi dan permainan. Salah satu aplikasi yang dikembangkan Mark Zuckerberg adalah ZuckNet, aplikasi untuk berkomunikasi internal. Dalam perkembangannya Mark Zuckerberg mengembangkan beberapa aplikasi permainan. Salah satu aplikasi yang cukup terkenal buatan Mark Zuckerberg adalah Synapse Media Player (mendapatkan rating 3 dari 5 PC Magazine).
Facebook pertama kali dari dijalankan dari kamar asrama di Harvard (perguruan tinggi di Amerika) pada tanggal 4 February 2004. Facebook terinspirasi dari Phillips Exeter Academy (kursus persiapan untuk memasukin kuliah). Akademi ini mempublikasikan data-data mahasiswa/I nya yang lulus. Di Indonesia hal ini dikenal dengan buku tahunan (tetapi dibuat versi digital). Sama seperti di Indonesia buku tahunan isinya hal-hal lucu dan menarik, ada foto-foto acara, nama, alamat, email, telepon dan lainnya.

Facebook pertama kali dibuat dengan nama “Harvard Thing”. Nama tersebut berubah ketika Mark Zuckerberg memutuskan untuk menduplikat aplikasi yang sama untuk perguruan tinggi lainnya. Mark Zuckerberg meminta teman sekamarnya Dustin Moskovitz untuk menyebarkan aplikasi Mark Zuckerberg. Mereka memulai dari Columbia, New York Univeristy, Stanford, Dartmouth, Cornell, Penn, Brown dan Yale.
Setelah Mark Zuckerber pindah ke Palo Alto, California bersama Moskovitz dan teman-temanya, mereka mengontrak rumah yang juga menjadi kantor. Sepanjang musim panas, Mark Zuckerberg bertemu Peter Thiel (CEO PayPal). Singkat cerita Peter Thiel berinvestasi di Facebook. Mark Zuckerberg bersama teman-temannya mendapatkan kantor pertama di pertengahan 2004
Misi dari Facebook adalah membuat dunia terbuka (making the world open). Di awal tahun 2009, Mark Zuckerberg meminta nasehat pada salah satu direktur Netscape, Peter Currie mengenai strategi pendanaan Facebook. Pada 21 July 2010, Mark Zuckerberg mengumumkan Facebook memiliki 500 juta pengguna di dunia. Dalam pernyataannya juga Mark Zuckerberg menyatakan kedepan Facebook akan mendapatkan keuntungan dari iklan (saat ini sudah dijalankan Facebook Ads).

Nama Mark Zuckerberg pendiri Facebook didapuk oleh Majalah Vanity Fair sebagai urutan 1 dalam top 100 orang yang paling berpengaruh pada era informasi tahun 2010. Mark Zuckerberg menyatakan bahwa Facebook sudah mencapai 5 juta pengguna pada Konferensi TechCrunch Disrupt September 2013.

Pertengkaran Tidak Akan Membuat Hubungan Putus, Karena Pertengkaran Akan Membuat Pasangan Lebih Kuat!



Banyak pasangan yang khawatir jika bertengkar akan menyebabkan hubungan menjadi putus. Padahal itu tidak benar sama sekali!. Malahan pertengkaran akan membuat hubungan pasangan akan semakin erat & langgeng. Kok Bisa ? Bukannya kalau bertengkar malah bikin hubungan jadi gak akur lalu lama kelamaan hubungan yang sedang dijalani akan putus ditengah jalan ?

Karena dengan adanya pertengkaran didalam sebuah hubungan. Hal ini akan menyebabkan pasangan lebih bisa mengerti satu sama lain, lebih bisa menahan ego diri sendiri dan yang paling penting dari pertengkaran adalah pasangan akan mempelajari bahwa pertengkaran didalam hubungan itu akan membuat hubungan menjadi berantakan bahkan bisa – bisa sampai putus.

Maka dari itulah, jangan takut bila didalam hubungan kamu terjadi pertengkaran. Karena dengan adanya pertengkaran didalam hubungan kamu. Pasanganmu dan kamu akan belajar hal yang sangat penting dari terjadinya pertengkaran tersebut. Hubungan putus karena pasangan tidak bisa menahan egonya masing – masing. Pasangan yang pintar adalah pasangan yang mau mengerti satu sama lain.

22/05/17

Kisah Cinta Putri Sayako Yang Rela Melepaskan Gelar Kekaisaran Demi Cinta !

Kisah Cinta Pasangan Ini Bagaikan Romeo Dan Juliet !

Kisah Romeo Dan Juliet tak hanya terjadi di benua Eropa. Lebih Dari belasan tahun yang lalu, Ada kisah cinta yang sangat menginspirasi tentang Putri Sayako. Kisah cinta ini mengenai seorang putri kaisar yang rela meninggalkan istana  Dan jabatan agar dapat menikah dengan pria yang ia cintai.



Wanita yang saat itu berusia 34 Tahun, adalah satu-satunya putri kaisar ke-125. Dia menikahi seorang pria yang bukan Dari kalangan keluarga kerajaan pada tanggal 15 November, tahun 2005. Dalam upacara pernikahannya tersebut, ia meninggalkan statusnya sebagai anggota keluarga kekaisaran.

Sayako mengenakan gaun Sutera berwarna putih dengan kalung mutiaranya Dan diiringi oleh mempelai pria bernama Yoshiki Kuroda. Seorang perancang kota yang bekerja untuk pemerintah Tokyo Dan teman lama pangeran Akishino yang merupakan kakak Dari Sayako.

Mereka disambut oleh pendeta Shinto Dan 30 kerabat dekat, termasuk permaisuri Dan kaisar dalam acara resepsi tersebut. dengan menikahi Kuroda, Sayako harus merelakan gelar bangsawannya.


Setelah upacara perpisahan, Putri Sayako sempat menuliskan perasaan sedihnya Karena harus meninggalkan istana. Kakak Iparnya yang bernama Putri Masako sempat mengalami kesedihan berkepanjangan yang membuat ia harus beristirahat Dan tidak muncul dihadapan publik selama lebih dari satu tahun.

Namun, Sang pria mengatakan bahwa is bertekad untuk membantunya menyesuaikan diri dengan kehidupan baru yang dimilikinya. Setelah menikah, mereka tinggal dalam apartemen sewaan tak jauh Dari istana sebelum mereka pindah ke kondominium yang baru saja selesai setahun kemudian.

Saat ini Kemanapun Sayako pergi, Ia tidak lagi dikawal Oleh pasukan kekaisaran. Meskipun begitu, hubungan mereka dengan keluarga kekaisaran tetap baik Dan bahkan beberapa Kali Sayako terlihat menghadiri acara istana dengan membawa Mobil sendiri.

Sumber, japanesestation.comid.Wikipedia.org

20/05/17

Kisah Sumail Yang Rela Menjual Sepeda Demi Bermain Game




Sumail, begitu ia sering disebut orang - orang. Dia lahir dan tinggal di Pakistan, ditempat ia tinggal jarang ada yang bermain game dan tidak sepopuler di kota-kota besar. Sumail hidup dari keluarga yang sederhana.

Sumail bahkan tidak memiliki komputer. Untuk bermain game Sumail harus pergi ke kafe internet (Warnet). Sumail sangat ingin bermain game, namun dia tidak mempunyai cukup uang. Untuk dapat memenuhi keinginannya tersebut, sampai pada akhirnya dia menjual sepedanya agar dapat bermain DOTA, meskipun hanya untuk beberapa jam saja.





“I lived in Pakistan for 15 years. Growing up, I wanted to play so bad that I sold my bike just to be able to play for more hours.” Ujar Sumail.
Sumail sangat serius dengan apa yang telah ia lakukan. Ia berlatih tekun dengan bermain DOTA selama 9 jam perhari. Kalau kita pastinya sudah bosan bermain 9 jam perhari, tetapi hal itu tidak berlaku untuk Sumail. (Kalau di indonesia mungkin anak seperti Sumail sudah dimarahi habis-habisan)Sumail sangat berterimakasih dengan ayahnya yang telah bekerja keras untuk mendukung keinginanya.

Begitu pula dengan keluarganya yang terus mendukung Sumail hingga saat ini. Salah satu anggota keluarga Sumail mengatakan bahwa Sumail merupakan pemuda yang sangat ambisius, ia selalu mengatakan pada kedua orang tuanya “biarkan saya melakukan ini dan suatu hari saya akan membuat kalian semua benar-benar bangga atas apa yang telah saya lakukan” dan kata-kata sumail tersebut benar-benar terbukti!.




Manajer dari Evil Geniuses (Sebuah tim Gaming)  “Charlie” yang sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan Sumail “ia pantas berkompetisi di level tertinggi” Ujar Charlie. Sumail sendiri bukan seorang yang sombong, ia mengakui bahwa kemenangan yang diraih oleh timnya merupakan hasil kerjasama tim. Ia mengatakan bahwa dia telah belajar banyak dari timnya. Sumail mengatakan “anggota tim membantuku untuk belajar saling mempercayai tim, dia juga memberitahuku bahwa pemain yang baik adalah pemain yang belajar dari kesalahan dan tidak cepat marah dan juga mereka bekerja keras. Seperti itulah cara agar bagai mana agar kamu dapat menjadi yang terbaik”



Kini Sumail telah menjadi juara termuda selama sejarah turnamen The International. Dengan bermain DOTA, Sumail sukses menjadi pemain yang mendapatkan hadiah terbesar. Dan dari awalnya Sumail menjual sepeda demi bermain game dan sekarang ia telah membanggakan keluarganya atas prestasinya yang ia capai sekarang. ”Aku menjadi seperti yang sekarang berkat dukungan semua keluarga dan teman – temanku” Ujar Sumail.

Jika kamu mempunyai hobi tertentu, tekunilah hobi itu. Karena kerja keras akan membuahkan hasil yang besar. Jadi, bermain game tidak selalu berdampak negatif ya. Bermain game ada dampak positifnya juga bila ditekuni....